Jl. Jimerto 25-27 Surabaya - Gedung Pemerintah Kota Surabaya Lt.5

Tatanan 3 - Kawasan Pariwisata Sehat


Indikator untuk menilai keadaan kawasan pariwisata yang sehat adalah sebagai berikut :

Tersedianya informasi  daya tarik obyek wisata di tempat umum (hotel, bandara/pelabuhan, dll) ; Adanya informasi  sarana kesehatan  untuk wisatawan di lokasi ; Seluruh hotel  laik sehat ; Seluruh restoran/ rumah makan  laik sehat ; Meningkatnya jumlah wisatawan pertahun ; Peran Pemda dalam menjalankan keselamatan wisatawan (bukti SK perihal keharusan daya tarik wisata mengasuransikan wisatawan.) ; Terjadi keracunan makanan pada wisatawan 1 tahun terakhir ; Menurunnya kasus kecelakaan di obyek wisata ; Transportasi  tersedia ke daerah wisata ; Adanya tanggap darurat / balai keselamatan di daerah wisata (bukti SOP) ; Tersedia fasilitas umum di setiap objek wisata (toilet, jamban, air bersih, TPS, klinik/P3K, telekomunikasi, cindera mata, dll) ; Adanya polisi pariwisata  ; Adanya kelompok sadar wisata dilokasi objek wisata.

 1.   Tersedianya informasi  daya tarik obyek wisata di tempat umum (hotel, bandara/pelabuhan, dll)

     Pada sebagian besar tempat umum di kota Surabaya seperti hotel, restoran, terminal, bahkan angkutran umum (khususnya taxi), telah disediakan informasi daya tarik obyek wisata di kota Surabaya. Informasi  wisata tersebut, diantaranya dimuat pada brosur, selebaran, majalah ataupun papan-papan informasi.

 2.  Adanya informasi  sarana kesehatan  untuk wisatawan di lokasi

    Pada sebagian besar tempat umum di kota Surabaya seperti hotel, restoran, terminal, bahkan angkutran umum (khususnya taxi), telah disediakan informasi sarana kesehatan di kota Surabaya. Informasi  wisata tersebut, diantaranya dimuat pada brosur, selebaran, majalah ataupun papan-papan informasi

 3.   Seluruh hotel  laik sehat

     Seluruh hotel di kota Surabaya, baik yang berkualifikasi bintang, maupun melati umumnya laik sehat, baik dari segi lingkungan, penyediaan fasilitas ruang, fasilitas pelengkap maupun layanan dan penyediaan makanan dan minumannya.

  4.   Seluruh restoran/ rumah makan  laik sehat

       Seluruh restoran di kota Surabaya, baik yang berkualifikasi besar maupun depot / rumah makan  umumnya laik sehat, baik dari segi lingkungan, penyediaan fasilitas ruang, fasilitas pelengkap maupun layanan dan penyediaan makanan dan minumannya.

   5.   Meningkatnya jumlah wisatawan pertahun

       Secara umum, di kota surabaya jumlah wisatawannya mengalami peningkatan.  Obyek dan lokasi wisata yang memiliki kontribusi besar dalam kunjungan jumlah wisatawan, diantaranya adalah Kebun Binatang Surabaya, Taman Hiburan Pantai kenjeran Surabaya.

   6.   Terjadi keracunan makanan pada wisatawan 1 tahun terakhir

       Di Kota Surabaya pada satu tahun terakhir, tidak pernah terjadi kasus keracunan makanan di   tempat wisata.

    7.   Menurunnya kasus kecelakaan di obyek wisata

        Dikota Surabaya pada satu tahun terakhir, tidak pernah terjadi kasus kecelakaan di tempat wisata, baik pada lokasi wisata alam seperti pantai Kenjeran dan kebun Binatang Surabaya maupun pada lokasi wisata buatan lannnya.

    8.    Transportasi  tersedia ke daerah wisata

          Pada seluruh lokasi dan obyek wisata di kota Surabaya, dapat diakses oleh kendaraan angkutan umum, khususnya angkutan umum kota Bemo, baik yang menuju / melintasi lokasi obyek wisata yang berada di kawasan pinggirian seperi pantai Kenjeran, maupun yang menuju lokasi wisata di kawasan pusat kota.

     9.   Tersedia fasilitas umum di setiap objek wisata

       Pada seluruh lokasi obyek wisata di kota Surabaya, telah dilengkapi dengan fasilitas toilet, jamban, air bersih, TPS, klinik/P3K, telekomunikasi, cindera mata, dll.

     10.   Adanya kelompok sadar wisata dilokasi objek wisata

        Dikota Surabaya, telah dibentuk kelompok sadar wisata di lokasi obyek wisata, bahkan pada kawasan perkampungan juga telah dibentuk, manakala kampung tersebut dijadikan obyek wisata, seperti di kampung wisata Jambangan.